OmJamal.Com

Alat Musik Gamelan Sunda - Sejarah Gamelan Sunda

OmJamal.Com - Halo sobat apa kabar, selalu dalam kadaan baik terus ya, jaga kesehatan , rajin belorahraga biar gak gampang sakit. Kali ini Omjamal bahas hal yang gak biasa nih. OmJamal akan mengulas tentang Sejarah Alat Musik Gamelan Sunda.


Dibanding Gamelan Jawa, Gamelan Sunda memiliki tempo yang lebih lambat dan lebih terdengar mendayu dayu, sehingga pendengar akan terbawa suasana sedih atau tenang saat mendengarkannya. Jika Gamelan Jawa memilik tempo yang sedikit cepat dan merdu, sehingga para pendengar akan selalu menikmatinya.

Alat Musik Gamelan Sunda - Sejarah Gamelan Sunda


Pada mulanya Gamelan Sunda terdiri dri Gong, Bonang, Jenglong dan Saron Panjang. Namun dengan berjalannya waktu Gamelan berkembang dan memiliki banyak penambahan perangkat seperti kendang, kecrek, suling dll. Bahkan di era modern sekarang Gamelan bisa dikolaborasika dengan musik modern seperti yang ada di acara Overa Van Java Trans7.

Baca Juga: Sejarah Gamelan Mini Cirebon

Sebuah naskah Sang Hyang Siksa Kanda Ng Karesian menyebutkan bahwa Gamelan masuk pada abad ke - XVI. Dan para pemain Gamelan disebut Kumbang Gendhing sedangkan para ahli Karawitan Gamelan disebut Paraguna.

Ada tiga jenis Gamelan yang dimiliki tanah Sunda diantaranya Gamelan Renteng, Gamelan Kethuk Tilu dan Gamelan Slendro/Pelog.

Gamelan Renteng berasal dari Batu Karut - Cikalong. Jika dilihat dari bentuk fisik dan interval Gamelan Renteng beberapa pendapat mengatakan bahwa kemungkinan Gamlelan ini merupakan awal mula tumbuhnya Gamelan yang ada di daerah Sunda.

Gamelan Kethuk Tilu di mainkan saat mengiringi kesenian Kethuk Tilu, Doger, Topeng Banjet, Ronggeng Gunung dan Ronggeng Kethuk.

Gamela Slendro/Pelog adalah gamelan yang sering di pakai dalam pagelaran seni seperti Wayang Golek, Wayang Kulit, Tari - tarian, dan berbagai jenis pagelaran lainnya. Gamelan ini juga digunakan oleh para pengiring acara Overa Van Java Trans7.

Baca Juga: Gamelan Di Era Modern

Dilihat dari awal sejarahnya di Tanah Sunda pada tahun 1912 - 1920 Bupati Cianjur bernama RT. Wirantakusumah melarang gamelan diiringi dengan nyanyian karena menurutnya, akan membuat suasana kurang khidmat.

Ditahun 1920 RT. Wirantakusumah menjabat sebagai bupati bandung lalu membawa semua perangkat Gamelan dan para pemainnya ke Pendopo Bandung. Nama Gamelan ini adalah Pamagersari.

Pada sebuah acara ada seorang saudagar dari Pasar Baru Bandung keturunan Palembang bernama Anang Thoyib tertarik dengan Gamelan Pamagersari dan meminta ijin Bupati agar dapat mementaskan Gamelannya di acara hajatan. Sejak itulah Gamelan Sunda digunakan di berbagai acara.

[IndonesiaKaya]

0 Response to "Alat Musik Gamelan Sunda - Sejarah Gamelan Sunda"

Post a comment

Penelurusar Bersponsor

Ads di tengah artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Ads OmJamal