OmJamal.Com

Arti Mimpi menurut Islam

OmJamal.Com - Setiap orang pasti pernah bermimpi dalam tidurnya. Ada mimpi yang terasa begitu nyata hingga membuat orang yang bermimpi merasa penasaran dengan arti mimpinya. Tapi, ada juga yang tidak begitu peduli, lalu melupakan mimpinya begitu saja setelah bangun tidur.

Bagi yang penasaran, mereka pasti akan berusaha untuk mencari arti (takwil) mimpinya. Dan, takwil mimpi bisa bermacam-macam tergantung dari, bagaimana penafsir memahami simbol atau tanda tanda di dalam mimpi tersebut.


Kalian Juga Bisa Baca Artikel Ini:

Arti Mimpi Potong Rambut Menurut Islam Dan Primbon Jawa

Bagaimana tafsir atau arti mimpi menurut Islam? Apakah mimpi hanyalah sekedar “bunga tidur” belaka, seperti yang sering diucapkan oleh orang-orang kebanyakan? Ataukah, ada makna-makna khusus dari setiap mimpi yang kita alami? Yuk kita cari tahu arti mimpi menurut agama Islam.

Arti Mimpi menurut Islam

Bagi orang Islam, mimpi bisa diyakini sebagai sebuah petunjuk (ilham) dan, bisa juga tidak. Mimpi yang diyakini sebagai sebuah ilham memiliki beberapa syarat, seperti misalnya:

1. Mimpinya para nabi

Contohnya adalah mimpi Nabi Ibrahim a.s yang diperintahkan untuk menyembelih putranya (Nabi Ismail a.s). Bermimpi diperintahkan menyembelih putra sendiri, tentu saja masuk dalam kategori mimpi buruk. Jika merunut pada hadis Nabi S.A.W. Tentu mimpi buruk akan diartikan sebagai mimpi yang berasal dari syaitan.

Akan tetapi, mimpi Nabi Ibrahim a.s tersebut tidak dianggap sebagai mimpi dari setan karena, (menurut riwayat) datangnya hingga tiga kali berturut-turut.

2. Mimpinya orang sholeh

Mimpi yang dianggap sebagai sebuah petunjuk lainnya adalah, mimpinya orang-orang soleh yang tidur dalam keadaan tidak berhadas.

3. Mimpinya kaum Muslimin yang meminta petunjuk

Dalam menentukan perkara yang rumit dan berat. Serta ketika dihadapkan pada dua pilihan yang sulit atau sebelum ketika bingung dalam mengambil keputusan penting. Orang Islam dianjurkan solat sunnah istikharah untuk meminta petunjuk kepada Allah.

Selain bisa memperoleh petunjuk melalui mimpi setelah shalat istikharah, ada banyak manfaat shalat istikharah lainnya. Misal, perasaan lapang dada, tidak menyesal dengan pilihannya, hati yang lebih mantap, pilihannya diridhai oleh Allah, dan terhindar dari bisikan setan.

Baca Juga: Bolehkah Kita Percaya Mimpi Menurut Islam?

Arti Mimpi Menurut Hadist

Sebuah riwayat hadits menyebutkan bahwa, mimpi terdiri atas 3 macam, yaitu:

1. Mimpi sebagai kabar gembira dari Allah

Disebutkan melalui hadis bahwa, mimpi-mimpi yang menggembirakan itu asalnya dari Allah SWT. Karena itulah, kita dianjurkan untuk mengucapkan syukur dan menceritakannya kepada orang lain.

2. Bisikan hati

Mimpi yang diakibatkan oleh bisikan hati biasanya disebabkan oleh perasaan yang begitu kuat hingga mempengaruhi alam bawah sadarnya. Misalnya, mimpi pernikahannya batal karena perasaan khawatir yang berlebihan.

3. Mimpi dari setan

Hampir bisa dipastikan bahwa, semua mimpi buruk yang menimbulkan perasaan takut dan resah serta gelisah asalnya dari setan. Sehingga, mimpi tersebut tidak boleh dipercaya dan sebaiknya tidak diceritakan kepada orang lain.

Jadi, jika bermimpi buruk (menakutkan) atau mimpi diperintahkan untuk melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hukum Allah, kita dianjurkan untuk:

- Segera membaca ta'awudz

- Meludah kekiri tiga kali

- Berwudhu

- Mengubah arah tidur ke arah kiblat

- Shalat hajat dan memohon perlindungan Allah


0 Response to "Arti Mimpi menurut Islam"

Post a Comment

Penelurusar Bersponsor

Ads di tengah artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Ads OmJamal